Friday, August 31, 2007

Akhir 2007 Truk Batu Bara Lewat Trikora

Sunday, 12 August 2007 01:05

BANJARBARU, BPOST - Warga di sepanjang Jalan A Yani Kilometer 21 hingga 28 Landasan Ulin tahun 2007 tak perlu lagi mengeluhkan masalah angkutan truk batubara. Truk tersebut akhir tahun ini sudah bisa melewati Jalan Trikora sampai ke Lianganggang.

Saat ini, penuntasan pengerasan dan pengaspalan jalan yang tersisa sepanjang 6,8 kilometer, dari Jalan Kenanga hingga Lianganggang sedang dikerjakan. Diperkirakan, akhir 2007 PT Sama Sentra Swasembada (PT SSS) bisa menuntaskan pekerjaan itu sampai Lianganggang.

Plt Kepala Dinas Kimpraswil Banjarbaru Jaya Krisna, Sabtu (11/8) mengatakan dengan tuntasnya perbaikan akhir 2007 ini, truk batu bara sudah bisa dialihkan ke jalan Trikora.

Namun sebelum dialihkan, jalan yang baru dibangun sebelum diaspal sudah benar-benar padat, agar lapisan aspal benar-benar kuat dan tak mudah rusak.

Diperkirakan, perlu waktu dua bulan untuk memastikan badan jalan tak lagi labil. Setelah benar-benar padat, baru pengaspalan dilakukan.

"Karena ini jalan baru, setelah pengerasan kita tidak langsung mengaspal tetapi membiarkan truk batu bara melintas. Setelah dua bulan, baru jalan diaspal,"katanya.

Menurut Jaya, bila jalan sudah selesai bangun, truk batu bara yang selama ini melintasi jalan A Yani akan langsung ke Lianganggang, kemudian ke Jalan Kong Ex tembus ke Jalan Lingkar Selatan atau Jalan Gubernur Soebarjo.

"Jadi tinggal di Mistarcokrokusumo masyarakat akan merasakan dampak lintasan truk bara. Sedangkan, di sepanjang A Yani bundaran Lianganggang sampai bundaran simpang empat sudah tidak lagi karena truk sudah lewat trikora,"ujarnya.

Menurutnya, keseluruhan jalan Trikora yang belum tuntas panjangnya 6,8 kilometer. Sisa jalan tersebut, diselesaikan PT SSS dengan investasi murni senilai Rp 10,2 miliar.

Dengan nilai investasi sebesar itu, kata Jaya Krisna, PT SSS berhak PT SSS berhak untuk melakukan pungutan angkutan truk batubara yang melintas di Jalan Trikora hingga tahun 2013. MTB/wid