Saturday, May 05, 2007

PT ABN Bantah Lakukan Penculikan

Kamis, 3 Mei 2007
Radar Banjarmasin


BANJARMASIN,- Tak enak hati karyawannya dikatakan sebagai pelaku penculikan, Wakil Direktur PT Anugerah Bara Nusa (ABN), Jarkasi, langsung angkat bicara. Dengan tegas pria ini menyatakan peristiwa yang dilakukan oleh 3 orang karyawannya bernama Wandi, Suwandi, dan Syarifuddin, terhadap diri Ahmad Yani warga Banjarmasin itu bukanlah penculikan. “Itu bukan penculikan, para karyawan itu datang dan menemui Ahmad Yani untuk menurunkan alat berat,” ujarnya, kemarin.

Selain membantah telah melakukan penculikan, Jarkasi juga membantah bila dalam peristiwa itu sempat terjadi pemukulan terhadap diri Ahmad Yani. “Waktu itu tidak ada pemukulan, yang terjadi hanyalah adu mulut,” katanya.

Begitu pula dengan keberadaan diri Ahmad Yani di Batulicin, cecar Jarkasi, itu terjadi bukan inisiatif karyawannya, tetapi semua itu atas permintaan Ahmad Yani sendiri. “Waktu itu ia yang meminta dibawa ke Sungai Danau, katanya mau ketemu kerabatnya untuk meminjam uang. Tapi, karena tidak ada ia lalu minta dibawa ke Batulicin. Kala itu Ahmad Yani hendak pergi ke Kotabaru untuk menemui salah seorang kakaknya,” tambahnya.

Sehubungan dengan itu, lanjut Jarkasi, kini pihaknya juga telah melaporkan Ahmad Yani ke Mapoltabes Banjarmasin dengan dugaan telah melakukan penipuan. “Kami melaporkannya hari Minggu lalu, hari Senin tadi kami baru selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi,” ungkapnya.

Dengan adanya peristiwa ini, jelas Jarkasi, PT Anugerah Bara Nusa sangat dirugikan. Bahkan, kerugian yang diderita perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha batubara ini mencapai ratusan juta rupiah. “Kerugian kami akibat peristiwa ini tidak hanya puluhan juta, tetapi ratusan juta,” pungkasnya.(gsr)